Senin, 11 Juli 2011

Sejarah Singkat TVRI Papua

Sejak dibangunnya Satuan Transmisi TVRI pada tahun 1975 berdasarkan dana Inpres Tahun 1975/1976, dan ditetapkan sebagai satuan organisasi Sektor Transmisi Irian Jaya. Satuan transmisi dibangun dengan tujuan agar penduduk Irian Jaya (nama provinsi pada saat itu) dapat menyaksikan pembangunan Irian Jaya dan daerah lain melalui siaran televisi yang diproduksi oleh TVRI Pusat.
Satuan Transmisi TVRI ini pertama kali didirikan di Bhayangkara I Jayapura, dengan kekuatan pancar sebesar 100 Watt VHF (very hight frequency) dengan ketinggian menara 45 meter.
Pada tahun 1976 dilakukan siaran percobaan (siaran dari pusat) menjangkau kota Jayapura. Kemudian dibangun satuan Transmisi di Gunung Polimak, untuk kota Jayapura dan sekitarnya menyusul daerah-daerah lain seperti, Biak, Manokwari, Sorong, Wamena, Merauke, Fak-Fak, Serui, dan Ifar Gunung Sentani.
TVRI Stasiun Jayapura adalah salah satu televisi milik pemerintah berlokasi di daerah dalam hal ini Kota Jayapura, Provinsi Papua.
Pada tanggal 23 Februari 1993, TVRI Stasiun Produksi Keliling (SPK Jayapura), beralamat Jalan Raya Sentani Kabupaten Jayapura diresmikan oleh Menteri Penerangan RI , H. Harmoko, daerah operasionalnya di Provinsi Irian Jaya (saat itu) dan secara simbolis juga diresmikan pula pengoperasian Satuan Transmisi TVRI yang berada di Tanah Merah, Kaimana, Kiemtuk Gresi, Sarmi, dan Teminabuan, kemudian menyusul dibangun pemerintah yaitu pemancar Jagebob, Bintuni, Waigeo, Bade dan Arso.
Pada tahun 1993 TVRI Stasiun Produksi Keliling Jayapura mendapatkan 1 unit EFP Van dan melakukan produksi perdana pada saat pembukaan Jambore Nasional di GOR Jayapura yang dibuka oleh Presiden Soeharto. Kemudian melakukan siaran langsung (live) pada acara pencanangan wajib belajar 9 tahun dan melakukan teleconference pelajar di Jayapura dengan presiden Soeharto di Jakarta. Siaran tersebut ditangani oleh SDM recruitment tahun 1982 dan tahun 1992.
Pada tahun 1998 TVRI Stasiun Jayapura melakukan siaran lokal di lokasi pemancar TVRI (sektor Transmisi) Bhayangkara kota Jayapura dengan menempatkan peralatan VTR di ruang pemancar tersebut. Siaran dilaksanakan pada setiap hari Rabu dan Sabtu pada pukul 19.00 – 20.00 WIT, kaset berisi program acara dan berita hasil produksi setelah diedit di lokasi Sentani dibawa oleh petugas TVRI ke lokasi di Bhayangkara untuk disiarkan, jaraknya sekitar 40 Km.
Pada tahun 2002, sesuai kebijakan Pimpinan TVRI Pusat, Sektor Transmisi Irian Jaya bergabung dengan organisasi Stasiun Jayapura menyusul setelah adanya peningkatan status organisasi Stasiun Produksi Keliling (SPK) menjadi organisasi Stasiun Produksi dan Penyiaran dengan nama TVRI Stasiun Jayapura.
Walaupun sudah digabung tetapi lokasi produksi dan editing masih dilakukan di Sentani Kabupaten Jayapura, sedangkan penyiarannya dilakukan di Bhayangkara Kota Jayapura.
Pada tahun 2002 tersebut, TVRI Stasiun Jayapura mendapat bantuan dana sewa penggunaan transponder satelit Telkom 1 dengan parameter frequency 3797 symbolrate 3906 oleh Pemerintah Daerah Provinsi Papua (dana sewa transponder dibayar Pemda ke PT. Telkom), sehingga siaran TVRI Jayapura dapat diterima dengan parabola di seluruh asia pasifik. Penyelenggaraan siarannya tetap dilaksanakan pada hari Rabu dan Sabtu selama 1 jam pukul 19.00 – 20.00 WIT.
Pada tahun 2005 dibangun ruang penyiar dan ruang kontrol penyiaran di Bhayangkara Kota Jayapura kemudian peralatan studio TVRI Stasiun Jayapura yang berada di Sentani Kabupaten Jayapura dipindahkan dan diinstalasi di Bhayangkara Kota Jayapura. Setelah peralatan selesai diinstalasi mulailah dilakukan siaran pada setiap hari Senin, Rabu dan Sabtu durasi 1 jam pukul 19.00 – 20.00 WIT.
Pada tahun 2005 setelah TVRI menjadi Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Jayapura dirobah menjadi TVRI Stasiun Papua dengan klasifikasi tipe B milik Negara, daerah operasional TVRI Papua menjangkau seluruh Tanah Papua.
Pada tahun 2007, TVRI Stasiun Papua melakukan live penyiar untuk pertama kali dimana jam siaran lokal ditingkatkan menjadi pukul 18.00 - 20.00 WIT (2 jam) dan siarannya menjadi hari Senin sampai dengan hari Sabtu selama 6 hari, tetapi siaran satelit hanya pada hari Rabu dan Sabtu.
Pada tahun 2008 siaran TVRI Papua melalui satelit dilakukan setiap hari selama 24 jam karena ada penambahan dana untuk penyewaaan transponder oleh Pemda Provinsi Papua.
Pada media tahun 2009 TVRI Stasiun Papua melakukan siaran pada hari minggu tetapi hanya berjalan selama 1 bulan dengan durasi siaran 2,5 -3 jam pukul 17.00 – 20.00 WIT.
Pada bulan Desember 2010, jam siaran ditingkatkan menjadi 4 jam pukul 17.00 – 21.00 WIT dan secara rutin siaran dilaksanakan pada setiap hari minggu.
Pada tahun 2010 dan tahun 2011 TVRI Stasiun Papua melakukan pembenahan baik dari segi sarana dan prasarana maupun dari segi program. Pembenahan tersebut dapat dilihat dari kinerja TVRI Stasiun Papua sebagai berikut :

PENINGKATAN KINERJA LAYAR
1. Humas Pemda Kabupaten dan kontributor yg direkrut TVRI Papua utk pengiriman berita melalui FTP dan kaset sehingga berita dari daerah terakomodir.
2. Membuat program – program unggulan bermuatan kearifan lokal (acara Jendela Papua, Putarkah, Lestari Alamku, Noken Kita Bersama, Para-Para Publik dan Kabar dari Kampung yang mengangkat keberhasilan pembangunan hasil kerjasama dengan Pemda)
3. Merekrut tenaga penyiar, tenaga editor dan tenaga perancang grafik untuk mendukung program acara dan berita.
4. Pengadaan peralatan studio (Video mixer, Audio mixer, kamera, komputer server, ENL dll)
5. Eks Gedung studio mini 7 x 11 m² akan digunakan oleh Seksi Program dan Pengembangan Usaha)
6. Perbaikan Pemancar Wamena, Merauke dan Manokwari (dipindahkan ke Jayapura untuk siaran langsung)
7. Membangun Gedung STUDIO ukuran 9 x 12 m².

MENINGKATKAN CITRA TVRI PAPUA
1. Pengadaan kostum/seragam untuk Pegawai TVRI Papua
2. Merenovasi ruang Berita dan melakukan pengecetan gedung kantor TVRI Bhayangkara, pengecetan gedung pemancar Ifar Gunung dan Merauke.
3. Pengecetan Menara Ifar Gunung.
4. Pengadaan kendaraan roda dua (3 unit) untuk petugas transmisi Ifar Gunung, Biak dan Subbag. Umum.
5. Melakukan pengecetan kendaraan operasional
6. Menyelesaikan masalah tanah kantor TVRI Stasiun Papua milik adat/ulayat
7. Pembangunan Talud dan Taman Halaman Kantor TVRI Papua (Bantuan Pemprov Papua)

MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN SDM
1. Melakukan workshop untuk pemberdayaan SDM khusus tenaga penyiar
2. Mengirimkan PNS dan bukan PNS mengikuti Pendidikan dan Pelatihan setiap permintaan dari Badan Diklat TVRI
3. Pengadaan Inventaris/meja kerja Seksi Program & PU dan Seksi Berita.
4. Memberikan seluruh hak pegawai tanpa ditunda-tunda.

TVRI Stasiun Papua menyelenggarakan siaran rutin relay pemancar dimulai pada saat TVRI Nasional membuka siaran pukul 06.00 WIT hingga menutup siaran pukul 04.00 WIT dini hari kecuali siaran-siaran khusus seperti halnya siaran kerjasama dengan Pemda Provinsi Papua menutup siaran nasional dengan tetap melaporkan ke TVRI Pusat.

Peralatan TVRI Stasiun Papua
Pada tahun 2007 TVRI Stasiun Papua menyelenggarakan siaran menggunakan studio sederhana yang dilengkapi dua kamera dan ruang kendali produksi dengan kelengkapan audio mixer dan video mixer, perangkat tata cahaya sederhana, video tape recording dan memiliki ruang penyiar yang dilengkapi dengan kamera dan teleprompter serta pemancar yang memancarkan siaran secara luas dengan menggunakan satelit Telkom 1.
Perluasan jangkauan siaran dengan pembangunan stasiun relay yang dilaksanakan secara bertahap sebagai berikut :
1. Tahun 1976 Stasiun relay pertama beroperasi di Bhayangkara untuk jangkauan wilayah kota Jayapura.
2. Tahun 1976 stasiun relay Gunung Polimak, untuk jangkauan Kota Jayapura,dan sekitarnya.
3. Tahun 1979 stasiun relay Biak di Kabupaten Biak.
4. Tahun 1979 stasiun relay di Kabupaten Manokwari (dihibahkan oleh Pemda Manokwari)
5. Tahun 1979 stasiun relay Sorong, di Kota Sorong
6. Tahun 1980 stasiun relay Wamena di Kabupaten Jayawijaya.
7. Tahun 1982 stasiun relay Merauke di Kabupaten Merauke
8. Tahun 1982 stasiun relay Fak-Fak di Kabupaten Fak-Fak
9. Tahun 1982 stasiun relay Serui di Kabupaten Serui
10.Tahun 1984 stasiun relay Ifar Gunung di Sentani Kabupaten Jayapura
11.Tahun 1987 stasiun relay Tanah Merah di Kabupaten Boven Digul
12.Tahun 1990 stasiun relay Arso di Kabupaten Keerom.
13.Tahun 1991 stasiun relay Kaimana di Kabupaten Kaimana
14.Tahun 1992 stasiun relay Kemtukgresi
15.Tahun 1992 stasiun relay Sarmi di Kabupaten Sarmi
16.Tahun 1993 stasiun relay Teminabuan
17.Tahun 1994 stasiun relay Jagebob
18.Tahun 1995 stasiun relay Bintuni di Kabupaten Teluk Bintuni
19.Tahun 1997 stasiun relay Waigeo di Kabupaten Raja Ampat
20.Tahun 1998 stasiun relay Bade
21.Tahun stasiun relay Nabire (milik Pemda)
22.Tahun stasiun relay Timika (milik Pemda)
23.Tahun stasiun relay Supiori (milik Pemda)
24.Tahun stasiun relay Pegunungan Bintang (milik Pemda)
25.Tahun stasiun relay Biak Numfor (milik Pemda)
26.Tahun stasiun relay POM Yapen Barat (milik Pemda)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar